📃 Jejak Kecil Rumah Tembakau

📋 Koes Yuliadi

Penciptaan Karya Kreatif Inovatif
Diajukan Rp 111.250.000
Oktober – Desember 2020
Disetujui Rp 111.250.000
serat_maya@yahoo.com

Profil Kegiatan

Karya ini merupakan film dokumenter tentang kehidupan anak-anak di Desa Kemloko, desa yang dikenal sebagai “pengrajin” tembakau. Sebetulnya apa yang mereka alami ketika terlibat dalam produksi tembakau rumahan di desa mereka sendiri. Anak-anak Kemloko seperti anak-anak lain di desa kebun tembakau, terlibat dalam pengolahan hasil daun tembakau. Ada beberapa temuan dari para periset pendahulu, bahwa ada indikasi yang cukup mengkhawatirkan terkait dengan ketahan tubuh mereka. Persoalan resiliensi menjadi sangat penting untuk dideskripsikan dalam kenyataan kehidupan mereka. Bagaimana mereka mampu menghadapi situasi kerja dan berhubungan langsung dengan tembakau yang mengandung unsur nikotin.

 

Di desa Kemloko anak-anak turut bekerja di sektor tersebut sebetulnya cukup sederhana. Mereka mengangkut daun-daun tembakau dari mobil pick-up menuju rumah-rumah pemilik dau (juragan). Mereka melakukan itu pada malam hari setelah mengaji dan kemudian mendapatkan upah selayaknya. Banyak orang tua yang melarang, namun anak-anak tetap melakukan. Bagi mereka ini adalah sebuah senang-senang di waktu luang. Mereka melakukan bersama teman-temannya sembari bercanda. Anak-anak Kemloko tidak mempunai kegiatan berkesenian, seperti anak-anak di desa tetangganya, Lamuk (legok Sari), yang selalu mengisi sebagian waktu luang denga latihan jaran kepang. Akan tetapi anak-anak Kemloko memiliki tradisi kuat yang terkait dengan kegiataan keagamaan, yaitu mengaji. Inikah yang yang memberikan kekuatan dan kedamaian?

Profil Penerima

Koes Yuliadi banyak bergerak pada riset-riset budaya, termasuk komunitas-komunitas di pedesaan. Terkait dengan tradisi dan kesenian. Beberapa kali melakukan riset dengan menyertakan hasilnya (utama) dalam bentuk video dokumenter. Beberapa karya yang pernah dilakukan dalam 2 tahun terkahir diantara, The Devil’s Sahdow on Tattoo (Barong dan Rangda dalam adaptasi tato di Bai), Tika Liku and Vice Verse (Tokoh Liku dalam pertunjukan Arja di Bali yang diperankan oleh transgender).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id