📃 Karya Tari Ligas

📋 Bella Asmanabillah

Penciptaan Karya Kreatif Inovatif
Diajukan Rp 166.560.000
26 Oktober - 5 Desember 2020
Disetujui Rp 166.560.000
bellaasmanabillahh@gmail.com

Profil Kegiatan

Karya Ligas terispirasi dari pengamatan penata terhadap keadaan agraris masa kini di daerah Belitung, yang lahannya didominasi tambang Kaulin dan Timah. “Ligas” artinya berusaha sekuat tenaga sebelum kehilangan semuanya. Masyarakat Belitung khususnya kaum peladang terlihat sangat miris, karena gagal panen yang terjadi di tahun 2019 akibat kemarau panjang dan lahan menjadi kritis akibat pertambangan. Kondisi tersebut sangat merugikan di bidang pertanian, akibatnya tanah menjadi tidak subur, dan lahan pertanian kritis. Garapan tari kontemporer ini, berakar dari budaya Melayu Belitung, dan kemudian mengangkat dilematis perjuangan hidup petani dalam mengais bulir-bulir padi jenis Gogo di antara tambang yang terbengkalai.

 

Tipe karya garapan ini adalah tari Dramatik, dengan mode simbolis. Karya ini terdiri dari beberapa adegan, introduksi yang memvisualkan simbol kesuburan yang tidak akan subur. Adegan 1, memvisualkan aktivitas bercocok tanam di ladang. Adegan 2, terjadi konflik kekeringan dan lahan pertanian menjadi rusak akibat pertambangan. Adegan 3, petani yang berusaha memperbaiki keadan dengan sekuat tenaga. Ending seluruh penari melakukan pesta panen padi sebagai rasa syukur dengan menari Sepen secara berpasang-pasangan. Iringan musik dalam karya ini merupakan hasil dari respon konsep tari yang berangkat dari idiom musik Melayu Belitung yang dimaikan secara langsung. Karya ini menghabiskan waktu latihan sebanyak 15 kali pertemuan untuk mewujudkan konsep yang penata tari rancang.

Profil Penerima

Bella Asmanabillah adalah seniman muda berumur 22 tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di kampus Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jurusan Tari. Sejak umur 12 tahun Bella sudah menggeluti dunia tari. Kurang lebih 12 karya tari sudah Bella ciptakan, antara lain Keremunting (2015), De Laot (2016), The Rain (2017), Nganggung (2018), Baok Anak (2018), Nur Janu (2019), Begencak (2019), Lompat tali (2019), Belenggu Covid-19 (2020), Keretak Nibong (2020), dan Ligas (2020).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id