📃 Film Dokumenter “Canting Emas Moksa”: Sejarah Seni Lukis Batik, 1960-2000

📋 Aan Ratmanto

Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro
Diajukan Rp 227.598.600
Oktober – Desember 2020
Disetujui Rp 227.598.600
aanratmanto@gmail.com

Profil Kegiatan

Film dokumenter ini hendak membahas jejak-jejak sejarah Seni Lukis Batik yang lahir di Yogyakarta era 1960-an hingga ‘moksa’ sekitar tahun 2000an. Awalnya Seni Lukis Batik merupakan hasil dari eksperimen beberapa seniman di Yogyakarta, antara lain Kuswadji, Sulardjo, Bambang Utoro, Bagong Kussudiardjo dan Amri Yahya. Di era 1980an – 1990an Seni Lukis Batik mencapai masa keemasaannya hingga dikenal di dunia internasional. Masa puncak itu ditandai dengan sebuah festival internasional yakni Festival Canting Emas yang menandai era kejayaan Seni Lukis Batik sekaligus penanda ‘kepunahannya'.

Profil Penerima

Aan Ratmanto merupakan peneliti, penulis dan sejarawan yang berasal dari Yogyakarta. Ia merupakan lulusan S1 Ilmu Sejarah UNY (2009) dan S2 Sejarah UGM (2018). Sejak 2018, ia menjadi staf pengajar di Prodi Sejarah Peradaban Islam, IAIN Surakarta. Pada 2014 mulai menekuni bidang historiografi visual, khususnya film dokumenter sejarah. Beberapa karya film dokumenter yang telah dihasilkannya antara
lain: Jogja Kembali (2016); Mendidik Republik (2018); dan Plein Pouvoir (2020).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id