📃 Karya Kreatif "Cultural & Natural Mapping 0f Yogyakarta Historic Urban Landscape"

📋 Jogja Heritage Society

Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro
Diajukan Rp 641.600.000
Oktober - November 2020
Disetujui Rp 641.600.000
jogjaheritagesociety.org

Profil Kegiatan

Kota Pusaka Yogyakarta merupakan salah satu unit amatan dalam kajian pengembangan konsep-konsep dengan paradigma baru tersebut di atas. Namun materi yang ada selama ini masih belum terintegrasi antara persoalan spasial, fisik, alam dan aktifitas sosial budayanya. Terlihat banyak koleksi peta yang mampu menceritakan perkembangan pusaka fisik, namun perkembangan budayanya masih terbatas yang terpetakan. Untuk itu perlu memadukan perkembangan sejarah nilai-nilai dan atribut pusaka non fisik (budaya) dan alam bersejarah dari berbagai referensi maupun secara partisipatif ke dalam peta-peta yang ada serta menyusunnya dalam bentuk digital.

 

The Historic Urban Landscape (HUL) menurut UNESCO (2011) adalah area urban yang dipahami sebagai hasil dari berlapis-lapis nilai-nilai dan atribut budaya dan alam bersejarah. HUL merupakan pendekatan “management of heritage resources” dalam lingkungan yang dinamik dan terus tumbuh berkembang secara berkelanjutan. Lapis-lapis sejarah dan saling terkait alam dan budaya (tangible dan intangible) serta nilai-nilai lokal yang berbaur dengan internasional tumbuh di suatu kota. Pada pendekatan HUL ini, nilai-nilai yang saling berkaitan antara fisik dan non fisik tersebut akan menjadi titik tolak dalam pengelolaan dan pembangunan kota untuk masa mendatang.

Profil Penerima

Jogja Heritage Society (JHS) sebagai salah satu komunitas budaya yang berkedudukan di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada saat ini bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia/IAI DIY, Pusat Pelestarian Pusaka Departemen Arsitektur & Perencanaan FTUGM, dan pakar-pakar pelestarian pusaka sedang mengembangkan konsep-konsep dengan paradigma baru pada “Konektivitas di Balik Pariwisata: Pelestarian dan Pengembangan Desa Mandiri Budaya di Saujana Pusaka Borobudur, Prambanan, Joglosemar”. Kegiatan yang dimulai pada bulan Juni 2020 tersebut berfokus pada konektivitas infrasruktur Joglosemar (Jogja Solo Semarang) yang memiliki banyak potensi berkelas dunia dengan keunggulan masing-masing.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id