📃 Biah Pelantun Terakhir “Pantun Iban” Disungai Pelaik

📋 Dominikus Uyub

Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro
Diajukan Rp 437.998.600
Oktober – Desember 2020
Disetujui Rp 437.998.600
uyubkayaan@gmail.com

Profil Kegiatan

Pantun Iban merupakan bentuk sastra lisan yang disampaikan dalam bahasa Dayak Iban, menggunakan bahasa yang sudah jarang digunakan. Pantun Iban menceritakan kisah kehidupan sehari-hari maupun peristiwa penting yang mengandung pesan, nasehat, petuah serta nilai-nilai moral yang baik dalam kehidupan sehari hari, seperti hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam semesta dan lingkungan serta manusia dengan sang pencipta. Pantun Iban sendiri adalah salah satu sarana transformasi nilai pengetahuan alam, sosial-budaya dan moral bagi generasi muda dalam kebudayaan Dayak Iban.

 

Namun sayangnya saat ini Pantun Iban sudah jarang ditampilkan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun peristiwa budaya yang ada di suku Dayak Iban. Keberadaan Pelantun Pantun Iban seperti ibu Biah jumlahnya di Kalimantan Barat sangat lah sedikit. Berdasarkan data dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Barat, saat ini di desa Malemba yang berjumlah 380 jiwa, hanya Ibu Biah yang berusia 65 tahun merupakan pelantun yang masih ada dan tetap berusaha menampilkan Pantun Iban meski berada dalam arus pergeseran nilai-nilai tradisi dan budaya.

 

Kegiatan pendokumentasian ini membuat Sebuah Kompilasi Pantun Iban yang disusun Oleh Dominikus Uyub dengan Judul Renuang Pengidup Iban (Senandung Kehidupan Iban) dan sebuah film Dokumenter tentang kehidupan ibu Biah dalam upaya pelestarian yang dilakukannnya dengan judul Biah Pelantun Terakhir “Pantun Iban” di Sungai Pelaik. Kami berharap melalui syair-syair pantun iban dalam buku dan film yang kami buat ini, generasi muda Dayak Iban, dapat mempelajari Pantun Iban agar tradisi mampu hidup dan berkembang dalam era modernisasi dewasa ini.

Profil Penerima

Dominikus Uyub adalah praktisi dan aktivis kebudayaan yang aktif hingga saat ini, dalam proses karirnya pernah menjadi Jurnalis, Pemimpin Redaksi di majalah  Kalimantan Review, saat ini menjabat sebagai Ketua BPH PW AMAN Kalbar 2019-2024. Dominukus Uyub juga penulis Buku Melemba Menjaga Dunia, Terbitan lembaga Lanting Borneo 2016, pernah menerima penghargaan Asosiasi Televisi Kerakyatan Indonesia (ASTEKI) AWARD 2011, untuk Pengembangan Budaya dan Resolusi Damai Melalui Media. Juara satu Pemuda Pelopor Tingkat tingkat Provinsi Kalbar dan nominator nasional Bidang Budaya dan Pariwisata tahun 2007 perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. Tokoh Pemuda Dayak Kalimantan Barat (jilid I & 2). Juara satu pencipta lagu Hymne Kabupaten Kapuas Hulu 2019

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id