📃 Membicarakan Isu Budaya melalui Siniar bersama Seraya

📋 Dwirahmi Suryandari

Penciptaan Karya Kreatif Inovatif
Diajukan Rp 93.142.790
September – November2020
Disetujui Rp 76.919.650
anastasia.dwirahmi@gmail.com

Profil Kegiatan

Di masa pandemi Covid-19 ini, terjadi peningkatan kegiatan secara daring, mulai dari webinar, lokakarya daring, pameran dan tur virtual, hingga podcast atau siniar. Salah satu siniar yang turut muncul adalah Seraya, yang merupakan akronim dari Sebuah Siniar Budaya. Mulanya, Seraya hanya dikelola oleh Anastasia Dwirahmi -yang biasa dipanggil Ami dan Alberta Cindy, dua orang pegiat warisan budaya di Semarang. Ami dan Cindy mulai merekam episode pertama Seraya pada bulan April 2020 dari rumah masing-masing secara daring. Tema yang dibahas oleh siniar ini beragam, mulai dari UU Cagar Budaya, berbisnis di kawasan heritage, relasi pariwisata dan budaya, hingga tema-tema yang lebih luas misalnya fotografi dan strategi branding kota.  Tanggapan dari pendengar cukup baik. Salah satunya pendengar Seraya dari Palembang yang terdorong untuk melakukan studi banding ke Semarang setelah mendengarkan salah satu episode Seraya yaitu mengenai UU Cagar Budaya. Pendengar lain di Semarang juga mengungkapkan bahwa episode Seraya mengenai representasi budaya Jawa di Semarang menjadi bahan diskusi di keluarganya. Tanggapan positif tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus menyajikan topik yang menarik seputar budaya. Selepas program FBK ini, Seraya akan mulai beraktifitas lagi di tahun depan dan akan fokus pada tema, isu, dan tokoh budaya di Kota Semarang.

Profil Penerima

Anastasia Dwirahmi merupakan pegiat warisan budaya di Semarang dan juga merupakan produser dari Seraya

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id