📃 Penulisan buku Kerajaan Bikomi dan Budaya Puah Manus dalam Relasi Kuasa Usif-Amaf Pada Suku Atoni Meto Timor

📋 Yohanes Sanak

Penciptaan Karya Kreatif Inovatif
Diajukan Rp 146.189.000
10 September - November 2020
Disetujui Rp 146.189.000
yohanessanak2@gmail.com

Profil Kegiatan

Karya ini berupa penulisan buku berjudul “Kerajaan Bikomi dan Budaya Puah Manus Dalam Relasi Kuasa Usif – Amaf”.  Buku ini membentangkan sejarah panjang kerajaan bikomi serta mendiskusikan kebudayaan atoni meto yang tumbuh, berkembang dan kini mengalami degradasi akibat pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hadirnya buku ini bertujuan untuk mewariskan sejarah kepada generasi mendatang serta melestarikan nilai-nilai budaya atoni meto khususnya bekas kerajaan bikomi yang berbatasan langsung dengan negara RDTL sektor barat. Pada zaman dahulu atoni meto tidak mengenal aksara sehingga pewarisan sejarah dilakukan secara lisan (tutur). Dengan demikian, banyak kisah yang terputus, hilang bahkan terjadi deviasi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Oleh karenanya, penulisan buku ini akan berdampak cukup signifikan bagi pewarisan, pelestarian dan pengembangan kebudayaan atoni meto.

 

Dalam proses penggarapannya, penulis dibantu oleh beberapa narasumber dan informan untuk pengambilan data, dibantu pula oleh pembimbing (P. Gregor Neonbasu, SVD, Ph.D). Setelah draft buku mencapai ± 80% dilakukan uji petik dengan menghadirkan 2 orang narasumber ahli dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari kalangan akademisi, pegiat budaya, Dinas Kebudayaan dan tokoh masyarakat. Secara teknis, proses penulisan buku ini dibantu pula oleh perancang sampul dan editor.

 

Target utama berbagi informasi melalui buku ini adalah anak-anak sekolah (SD, SMP dan SMA) di seluruh wilayah bikomi, tokoh-tokoh adat pada semua rumah adat fam/marga, kaum muda dan berbagai komponen lainnya. Dengan mengenal identitas dirinya sendiri sebagai atoni meto, akan tumbuh rasa kecintaan dan semangat nasionalisme untuk menjaga dan memelihara keutuhan NKRI. Anak-anak bikomi di wilayah perbatasan negara akan semakin bangga sebagai anak Indonesia.

Profil Penerima

Yohanes Sanak merupakan salah seorang penghayat kepercayaan UIS NENO yang tertarik pada dunia sejarah dan kebudayaan atoni meto Timor-NTT. Aktif dalam berbagai kegiatan sarasehan, seminar dan dialog budaya yang diselenggarakan oleh Kemendikbud dan pihak lainnya. Beberapa karya tulis berupa buku yang telah diterbitkan antara lain: Jejak Desentralisasi Politik di Biinmaffo Sejaka Zaman Kolonial Belanda (2008), Gita Kasih, Kupang; Human Security dan Politik Perbatasan (2012), POLGOV FISIPOL UGM, Yogyakarta; Sedarah Beda Bendera, Sejarah Politik Perbatasan Indonesia-Timor Leste Sektor Barat (2019), Direktorat Sejarah, Ditjend Kebudayaan, Kemendikbud, Jakarta.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id