📃 Film Semesta Amrus: Puisi Kayu

📋 Mahardika Yudha

Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro
Diajukan Rp 497.500.000
10 September - 30 Desember 2020
Disetujui Rp 494.971.000
mahardikayudha@forumlenteng.org

Profil Kegiatan

Film Semesta Amrus: Puisi Kayu akan mencoba menelusuri jejak-jejak berkesenian dan membaca perkembangan estetika realisme sosial melalui karya-karya yang dibuat oleh Amrus Natalsya di rentang tahun 1955-2020. Untuk memperkaya riset dan pendataan, film ini didukung oleh arsip dan dokumentasi serta wawancara dengan beberapa tokoh kebudayaan Indonesia yang mengetahui biografi dan karya-karya Amrus Natalsya, antara lain, Dolorosa Sinaga dan Arjuna Hutagalung, Misbah Thamrin, Agus Dermawan, Amir Sidharta, Hardi, Enin Supriyanto, Hendro Wiyanto, Martin Aleyda, Hilmar Farid, EZ Halim, John Roosa, Robert Cribb, Hersri Setiawan, Antariksa, Alexander Supartono, Jim Supangkat, Nirwan Dewanto, dan lain-lain. Film ini mencoba membongkar gagasan estetika realisme sosial Amrus Natalsya yang ia tuangkan di dalam karya lukisan, patung, lukisan kayu, maupun puisi Amrus Natalsya, dalam empat periode, yakni periode 1954-1965, 1965-1973, 1973-1998, dan 1998 hingga sekarang.

Profil Penerima

Mahadika Yudha merupakan seorang seniman, peneliti seni, sutradara film. Salah satu pendiri Forum Lenteng, dan merupakan Koordinator Penelitian dan Pengembangan Forum Lenteng. Film pertamanya yang berjudul Rangjebor (2014) disutradarai bersama Mohammad Fauzy. Ia juga membuat karya seni video dan merupakan kurator berbagai pameran seni rupa maupun seni media. Karyanya juga telah dipresentasikan pada berbagai pameran internasional seperti di Singapore Biennale 2013 dan Videobrasil 2013.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta Pusat, 10270
Saluran Informasi

Telepon 021 5703303/57903020 ext. 2115
Faksimili 021 57333125
Email kebudayaan@kemdikbud.go.id